Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengatakan di samping mempersiapkan rekayasa lalu lintas, Polri juga menyiapkan pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat dan buka puasa. “Kami tidak ingin masyarakat cepat sampai tujuan dengan memaksakan memgendarai kendaraan tanpa ada istirahat karena ini berbahaya. Kami berupaya menekan angka kecelakaan seminim mungkin,” ucap Kapolri Sigit.
Untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19, disipakan gerai-gerai vaksin di bernagai pos pelayanan. “Bagi masyarakat yang belum vaksin booster bisa manfaatkan gerai ini sehingga ketika bertemu keluarga kita sama-sama memiliki imunitas,” imbuh Kapolri Sigit.
Sementara itu, Menhub Budi Karya mengapresiasi sejumlah rekayasa yang akan dilakukan guna mengurai potensi kemacetan arus mudik. “Ini harus kita lakukan secara konsisten, saya yakin bisa dilaksanakan dengan baik,” ucap Menhub.
Dalam tinjauan di Rest Area KM 57 Jakarta-Cikampek Menteri Basuki bersama Kapolri, Menhub dan Menko PMK meninjau kesiapan pengamanan mudik Lebaran 2022 seperti stok bbm, gerai vaksin dan koordinasi rekayasa lalu lintas. (*)















