Antara lain produk minyak nabati dan lemak, lada, dan ubi jalar.
Untuk ekspor minyak nabati terdiri atas minyak kelapa sawit, minyak kelapa, dan minyak nabati lain termasuk margarin.
Gambaran ekspor ini menunjukkan dominasi subsektor pertanian.
Terdapat juga ekspor komoditas hortikultura dan tanaman pangan, yang realisasinya sangat bisa ditingkatkan mengingat pasar yang luas.
“Pasar kita sangat luas, dan jalur untuk para petani sudah ada, seperti yang saya lakukan dan KOPITU juga lakukan. Saya sangat tertarik dengan berbagai produk UMKM yang dimiliki di Indonesia bahkan termasuk cabai dan jengkol. Saya merasa positif kita bisa secara bersama sama nanti dengan KOPITU untuk mengembangkan peluang tersebut,” ungkap Teguh.
“Tentunya kita mendorong agar para petani dan pelaku UMKM bisa naik kelas, mandiri dan go ekspor, sebagaimana Visi dan Misi KOPITU,” pungkas Yoyok.













