JAKARTA-Mantan Wakil Presiden (Wapres) dua kali Muhammad Jusuf Kalla menilai, konstitusi Indonesia sudah benar membatasi kekuasaan seorang presiden hanya dua periode atau 10 tahun.
Sebab lebih dari 10 tahun, kekuasaan itu akan bermasalah. Salah satu contohnya adalah pada masa Presiden Jokowi saat ini.
Hal itu diungkapkan Jusuf Kalla dalam sambutannya pada sebuah acara yang videonya viral di media sosial sebagaimana dilihat pada Kamis 16 November 2023.
“Benar lah kata konstitusi harus 10 tahun pemimpin itu. Jangan lebih. Begitu lebih akan menghadapi masalah. Akan bermasalah,” ujar Jusuf Kalla dalam potongan video tersebut.
Meski demikian, Jusuf Kalla menilai, pada periode pertama pemerintahan Jokowi berjalan bagus.
“Bukan karena saya ada di situ.Saya tahu betul tidak ada masalah,” kata Jusuf Kalla lagi.
Namun setelah 10 tahun, penyelenggaraan kekuasaan Jokowi mulai bermasalah.
Apalagi, ketika dia ingin berkuasa lebih dari 10 tahun baik dengan alasan menambah satu periode atau memperpanjang masa jabatan.
Berhadapan dengan situasi ini, Jusuf Kalla lalu membandingkannya dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang menjadi presiden pada Pemilu 2004.
Menurut dia, Megawati adalah pemimpin paling demokratis dibanding presiden-presiden lain dalam 25 tahun terakhir.















