JAKARTA-Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memuji penyerapan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang lebih baik dibanding kementrian/lembaga lainnya. Berdasarkan daya, daya serap anggaran Kementerian PUPR sebesar 33,33 persen atau senilai Rp 39,6 Triliun, diatas rata-rata nasional sekitar 25 persen. “Ini sangat bagus,” ujar JK.
Menurutnya, infrastruktur pekerjaan umum dan perumahan rakyat sangat penting untuk mendukung target-target pemerintah lainnya. “Bila irigasi tidak direhabilitasi maka hasil pertanian akan jelek,” kata JK/
Sementara itu dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur, JK mengatakan Kementerian PUPR harus mempunyai perencanaan yang kuat, adanya standar, dan industri. Perencanaan yang baik, harus mengetahui teknologi yang berkembang saat ini, karenanya Kementerian PUPR bisa melakukan studi banding ke negara lain. “Bila ada seminar di luar negeri harus ada yang dikirim, karena dengan teknologi justru akan terjadi penghematan”jelasnya.
Percepatan pembangunan infrastruktur perlu didukung oleh industri konstruksi. Industri sendiri memerlukan standar yang dibuat pemerintah. “Kita harus masuk industri jembatan, industri rumah dengan syarat perencanaan yang kuat dan adanya standar” jelasnya.















