Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Teten Masduki menambahkan, Jokowi kepincut dengan Johan karena reputasi yang dibangunnya selama ini. “Memang yang naksir itu Presiden langsung. Waktu Pak Johan beri kesediaan, saya sampaikan ke Presiden, dan baru ini Pak Johan Budi dipanggil ke Istana,” sebutnya.
Sementara itu Johan Budi SP mengaku sejak beberapa waktu lalu telah diminta sebagai Jubir Presiden melalui Kantor Staf Presiden. “Setelah bertemu, akhirnya saya memutuskan untuk membantu agar saya juga punya kontribusi yang nyata,” kata Johan.
Dia mengaku mampu menjalankan tugasnya dengan baik. “Pengalamannya sebagai profesional, bukan dari sisi politis, selama 12 tahun menjadi wartawan kemudian 10 tahun di KPK, dimana dirinya lebih banyak sebagai juru bicara, menjelaskan apa yang menjadi program KPK kepada publik, mungkin bisa berguna untuk pemerintahan sekarang,” tuturnya.
Saat ditanya mengenai tugasnya, Johan Budi mengatakan Presiden Jokowi yang meminta agar membantu sebagai Staf Khusus Bidang Komunikasi. “Salah satu tugas saya adalah mengomunikasikan apa yang menjadi kegiatan Bapak Presiden dan tadi juga disinggung mengenai program-program pemerintah. Yang berkaitan dengan masing-masing kementerian itu mereka bisa menyuarakan juga apa yang mereka telah kerjakan,” paparnya.














