MAGELANG -Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menjawab semua tudingan negatif yang dialamatkan kepadanya selama 4,5 tahun memimpin Indonesia.
Jawaban tegas ini disampaikan Kepala Negara lantaran terdapat 9 juta rakyat Indonesia yang masih percaya dengan isu.
“Saya sedih, selama 4,5 tahun menjadi Presiden, saya dirinya dihina-hina, dijelek-jelekkan, dan dihujat-hujat. Jika selama 4,5 tahun ini saya diam, tidak menjawab, sabar, maka sekarang saya mau menjawab,” kata Presiden Jokowi saat bersilaturahim dengan Kiai dan Tokoh se-Eks Karesidenan Kedu, di Gedung Tri Bhakti, Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (23/3).
“Kenapa sekarang saya jawab? Karena dari survei yang kita lakukan, 9 juta orang masyarakat itu percaya terhadap isu itu, terhadap fitnah-fitnah seperti itu,” tegasnya.
Presiden Jokowi menjelaskan, ada sejumlah isu yang dituduhkan kepadanya, mulai dari PKI, antek asing, anti ulama, hingga kriminalisasi ulama.
“Tiap hari saya ketemu ulama, tiap minggu saya keluar masuk pondok pesantren. Itu sebetulnya ada fenomena apa? Karena kita diam, kita tidak meluruskan,” ujar Presiden seraya meminta agar isu-isu seperti itu segera direspon dan diluruskan.
Kepala Negara memberi contoh isu dirinya PKI. Padahal, lanjut Presiden, dirinya itu lahir tahun 1961, sementara PKI dibubarkan tahun 1965.














