Kegiatan Silatnas ini, lanjut Albiner, terdiri dari seminar yang juga melibatkan semua marga Batak dan suku Bangsa di Indonesia yang bermukim di Sumatera Utara. “Kedua, Silatnas ini dikaitkan dengan peresmian Tugu Nol Kilometer Peradaban Islam Nusantara, merupakan kajian dari ahli sejarah antropologi, arkeologi. Kami akan terus menyempurnakan dan melakukan perawatan sehingga dapat dimiliki dan dirasakan oleh Bangsa Indonesia bahkan dunia,” kata Albiner Sitompul.













