Acara Munaslub dan HUT ke 10 Partai Hanura juga dihadiri Presiden kelima RI yang juga Ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua MPR yang juga Ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Wakil ketua MPR Oesman Sapta Odang (OSO), Sekjen Partai Golkar Idrus Marham, dan sejumlah pimpinan lembaga negara serta pimpinan partai politik.
Presiden melanjutkan, karena energi masyarakat sudah habis untuk mengkritik pemerintah makahal-hal besar dilupakan. “Sehigga lupa pada strategis besar negara, lupa strategi ekonomi kita. Lupa pada strategi energi 10-20 tahun mendatang. Lupa menghadapi bonus demografi kita. Kalau tidak disiapkan, tidak dikalukasi, tidak dihitung, maka tidak bisa mencapai negara yang adil dan makmur. Lupa kraena hal-hal yang tadi dikatakan. Lupa membangun ke arah negeri kita. Karena apapun bangsa harus memiliki identitas, harus memiiki karakter,” ikata Presiden.
Presiden juga mengingatkan tentang capaian program dan tantangan yang harus dihadapi pemerintah yaitu policy atau kebijakan pemerintah, efisiensi birokrasi, serta berkaitan dengan daya saing bangsa. “Pertarungan kompetsisi ini yang hrs disiapkan,” ingat Presiden.
Sementara itu Pendiri Partai Hanura Jenderal Purnawirawan Wiranto memastikan partainya akan mendukung pemerintahan Jokowi-JK hingga akhir masa jabatannya pada 2019 mendatang. Hal itu karena adanya kesamaan sejumlah program Nawacita dan membangun revolusi mental di berbagai sektor dengan visi, misi dan program Hanur.
“Oleh karena itu ketimbang mencari yang lain..saya minta pertimbangkan kepada kader Hanura bahwa kita mendukungan pemerintah guna melanjutkan jalannya pemerintah ini,” kata Wiranto yang saat ini menjabat sebagai Menko Polhukkam.















