JAKARTA-Presiden Joko Widodo memastikan kisruh antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak akan berpengaruh negatif terhadap investasi ke Indonesia. Kondisi ini tidak mengubah iklim investasi Indonesia yang sudah berjalan dengan baik. “Kalau saya bilang tidak ada, ndak ngaruh. Tanya ke investornya saja,” ujar Jokowi dalam peluncuran Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, Senin (26/1).
Karena itu, Presiden Jokowi optimistis kehadiran PTSP akan membantu meningkatkan daya saing Indonesia dalam hal investasi. PTPS ini akan menjadi faktor pendukung yang utama dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian Indonesia ke depan. “Kalau negara lain pertumbuhan ekonominya mereka diturunkan tapi kita Indonesia tahun ini dari 5,1 persen kita targetkan nanti 5,6 persen – 5,8 persen, sehingga setiap tahun target kita pertumbuhan ekonomi terus naik. Kuncinya adalah realisasi APBN dan perkembangan investasi di negara kita,” paparnya.
Kepala BKPM Franky Sibarani meyakini, kericuhan antara KPK dan Polri tidak mengubah iklim investasi Indonesia yang sudah berjalan dengan baik. Hal ini sama sekali tidak menggangu iklim investasi di negeri ini. “Menurut saya tidak ada. Bisa tanyakan ke investor masalah itu,” ucap Franky ditemui di gedung BKPM, Jakarta, Senin (26/1).














