Ke-12 calon menteri itu pun kompak mengatakan bersedia. Mereka bersumpah akan setia pada Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, serta menjalankan segala aturan undang-undang dengan tulus demi dharma bakti kepada bangsa dan negara.
“Bahwa saya akan bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab akan menjaga integritas, tidak menyalahgunakan kewenangan, serta menghindarkan diri dari perbuatan tercela,” ucap para menteri itu.
Mereka juga berharap Tuhan menolong atas segala tugas dan tanggung jawab baru mereka. “Kiranya Tuhan menolong saya,” tutup para menteri itu.
Jokowi menyebutkan selain melakukan pergeseran beberapa menteri dan pimpinan lembaga, ia juga melakukan penyegaran di beberapa pos kementerian.
Pergeseran beberapa menteri dan ketua lembaga yaitu Luhut Binsar Pandjaitan menjadi Menko Kemaritiman, Bambang Brodjonegoro menjadi Menteri PPN/Kepala Bappenas, Sofyan Djalil menjadi Menteri Pertanahan/Kepala BPN, dan Thomas Lembong menjadi Menteri Perdagangan.
Sementara penyegaran yang dilakukan dengan memasukkan energi baru yaitu Wiranto sebagai Menko Polhukam, Sri Mulyani Indrawati sebagai Menkeu, Eko Putro Sandjojo sebagai Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Budi Karya Sumadi sebagai Menhub, Muhajir Efendi sebagai Mendikbud, Enggartiasto Lukito sebagai Mendag, Erlangga Hartarto sebagai Menperin dan Archandra Tahar sebagai Menteri ESDM.














