JAKARTA-Pengumuman hasil rekapitulasi nasional Pemilihan Presiden 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa dini hari dapat menjadi sentimen positif bagi pasar.
Dalam sepekan terakhir, IHSG memang terus cenderung menurun hingga menembus level di bawah 6.000. Namun, dua hari terakhir indeks kembali menguat. Hingga pukul 10.21 WIB, IHSG hampir kembali menembus level 6.000. “Insya Allah positif, kami harapkan tidak ada apa-apa. Kami harapkan market bisa kembali seperti semula,” kata Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi di Jakarta, Selasa, (21/5/2019).
Selain itu, nilai transaksi juga menurun menjadi kisaran Rp7 triliun sampai dengan Rp9 triliun dari rata-rata Rp10,5 triliun setiap hari sejak awal 2019. “Kita bisa lihat dalam dua hari ini mulai ‘rebound’ walau kemarin-kemarin ada penurunan yang saya pikir agak terlalu dalam ya, agak ‘overshoot’,” kata Inarno.
Inarno juga mengakui memang banyak investor asing yang melakukan aksi jual sehingga terjadi arus modal keluar (capital outlow) namun ia meyakini pasar akan kembali normal pascapemilu. “Kita lihat beberapa hari ini sudah mulai masuk lagi, pasar sudah mulai optimis ya,” ujar Inarno.
Terkait penawaran umum perdana (IPO), ia pun juga yakin akan semakin banyak perusahaan yang melakukan IPO jika sudah ada kepastian politik terkait pemerintahan baru.
“Insya Allah optimis. Makanya berdoa bersama-sama supaya tidak ada apa-apa. Perbedaan itu kan biasa. Kalau ada ketidakpuasan biasa, tapi kan ada salurannya yang resmi. Jadi kalau memang sekiranya semua berjalan lancar sih maka oke-oke saja,” tambahnya.













