JAKARTA-Presiden Joko Widodo menegaskan, pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi di Indonesia bagian Timur, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT) harus terus dijaga.
Salah satu caranya dengan mengembangkan lagi potensi di sektor pariwisata di NTT, terutama di Pulau Komodo di Labuan Bajo dan Danau Kelimutu mengingat potensinya sangat kaya.
Untuk itu, dibutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur penunjang, seperti akses transportasi yang mudah, baik bandara, jalan, jembatan, dan pelabuhan. “Saya minta pengembangan sektor pariwisata ini harus memiliki dampak nyata pada bergeraknya sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di NTT ,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan pengantar pada Rapat Terbatas Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan Program Prioritas di Provinsi NTT, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (16/2).
Kepala Negara mencatat, pertumbuhan ekonomi NTT tahun 2014-2016 selalu di atas pertumbuhan nasional. Tahun 2016, NTT tumbuh 5,18%, di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. “Jadi ada trend bahwa NTT mulai mengejar ketertinggalan dari daerah-daerah lainnya. Namun itu belum cukup. Kita perlu kerja lebih keras lagi, terutama untuk pengentasan kemiskinan, menurunkan ketimpangan, dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan,” ujarnya.














