LAOS-Presiden Joko Widodo memuji kemampuan anak muda ASEAN dalam melawan radikalisme di internet.
Saat berbicara didepan sejumlah pemimpin negara ASEAN dan perwakilan pemuda ASEAN, di National Convention Centre, Vientiane, Laos, Presiden mengajak para pemuda ASEAN berinovasi dengan memanfaatkan era digital dan media sosial untuk menyampaikan pesan-pesan yang bermanfaat dan membawa dampak positif bagi ASEAN. “Sampaikan kepada kita apa yang harus kita lakukan, sampaikan kepada kita bagaimana melawan radikalisme yang beredar di internet, sampaikan kepada kita bagaimana kita dapat menggunakan teknologi digital,” ujar Presiden Jokowi seperti dikutip dari setkab.go.id Rabu (7/9).
Presiden Jokowi mengatakan, anak-anak muda yang mengisi separuh dari 600 juta penduduk ASEAN memiliki kesamaan. Anak muda ASEAN hidup di era digital dan media sosial sekaligus hidup di area keterbukaan dan kompetisi. Oleh karena itu, para pemimpin negara-negara ASEAN perlu mendengarkan anak-anak muda itu. “Kami para leader ini justru ingin mendengarkan dari kalian, kita menginginkan anak-anak muda ini menjadi leader untuk bagaimana cara mentransformasikan ekonomi, bagaimana mereformasi masyarakat , bagaimana menggunakan IQ. Karena anak-anak muda ini lebih canggih di bidang IT, untuk mentransformasikan masalah pertanian, untuk melakukan transformasi di bidang perikanan, untuk menjadikan pemerintah lebih baik,” kata Presiden Jokowi.














