Sementara itu, Direktur Logistik Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina Gandhi Sriwidodo menyampaikan, mangantisipasi libur Natal dan Tahun Baru, di wilayah MOR V (Jawa Timur, Bali dan NusaTenggara) telah menyiapkan pasokan yang diperkirakan naik sebesar 7% untuk produk gasoline (premium, pertalite, pertamax, pertamax turbo), sementara solardan variannya turun sekitar 2,3% dibanding kondisi normal.
“Dibandingkan masa satgas tahun lalu, ini mengalami peningkatan, gasoline 10% dan gasoil 23%,” ungkap Gandhi.
Gandhi mengungkapkan, ketahanan stok BBM di wilayah MOR V dalam kondisi aman, dengan rata-rata ketahanan stok Premium 23,1 hari, Pertamax 18 hari, Pertamax Turbo23,4 hari, Solar 9,3 hari dan Pertadex 151,8 hari.
Untuk mendukung kelancaran penyaluran selama momen Natal dan Tahun Baru kali ini, lanjut Gandhi, Pertamina telah membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) yang bertugas sejak tanggal 18 Desember 2018 hingga 8 Januari 2019.
Tingginya aktivitas udara di libur panjang ini juga memicu kenaikan konsumsi Bahan BakarPesawat Udara (Avtur), yang diperkirakan naik 4% (4070 KL) dibandingkan tahun 2017-2018 (3900 KL). Pertamina juga telah melakukan antisipasi kenaikan konsumsi dengan menyiapkan armada pengisian avtur ke pesawat di DPPU Juanda Surabaya sebanyak 10 refueller dan 6 hydrant dispenser serta di DPPU Ngurah RaiBali sebanyak 6 refueller dan 6 hydrant dispenser.














