JAKARTA-Langkah JPMorgan menaikkan peringkat Indonesia menjadi netral mendapat pertanyaan banyak pihak. Karena itu lembaga keuangan internasional ini harus memberikan penjelasan kepada publik. “Jangan sampai apa yang telah disampaikan menjadi sebuah cipta kondisi untuk mendapatkan keuntungan atau hal lain yang lebih besar,” kata anggota Komisi XI DPR Donny Imam Priambodo kepada wartawan di Jakarta, (16/1/2017).
Politisi Nasdem ini menambahkan pihaknya tidak tahu menahu soal analisa JPMorgan. “Saya tak bisa menyatakan bahwa JPMorgan tiba tiba menaikkan atau menurunkan, itu hak dia,” tambahnya.
Namun, Donny lagi, jika lembaga itu memberikan suatu peringkat tanpa legitimasi dari lembaga lembaga peringkat lainnya dalam arti berbeda sendiri, tentunya terjadi misleading terhadap suatu analisa. “Maka jika sekarang JPMorgan meningkatkan secara tiba tiba menjadi netral, pertanyaan selanjutnya adalah apakah JPMorgan melakukan anulir, itu harus ada penjelasan resmi dari JPMorgan,” ujarnya.
Dikatakan Donny, kalau JPMorgan memberikan peringkat lalu berbeda dengan yang lain, harusnya secara profesional memberikan klarifikasi atau penjelasan analisa. Sehingga bisa dipertanggungjawabkan bahwa hal itu kredibel. “Kalau tidak ada , bagaimana kita bisa mempercayai hal tersebut, jangan jangan dapat data dari langit, lebih repot lagi,” imbuhnya.














