“BEI menyadari bahwa pertumbuhan jumlah investor harus diimbangi dengan penguatan infrastruktur informasi dan edukasi pasar modal. Aplikasi IDX Mobile yang telah diunduh lebih dari 287 ribu pengguna dan media sosial resmi BEI menjadi beberapa kanal utama untuk memberikan akses informasi sekaligus edukasi yang cepat dan mudah kepada masyarakat,” demikian disampaikan Jeffrey.
BEI juga memperluas jaringan Galeri Investasi BEI yang kini mendekati jumlah sebanyak 1.000 lokasi, serta didukung oleh lebih dari 6.000 Duta Pasar Modal yang menjadi ujung tombak edukasi di berbagai daerah di Indonesia.
Hingga menjelang pertengahan 2025, lanjut Jeffrey, BEI telah melaksanakan berbagai program yang dijalankan melalui Area dan Kantor Perwakilan di seluruh Indonesia, baik secara daring maupun luring kegiatan edukasi seperti Sekolah Pasar Modal (SPM) dari level 1 hingga level 3, webinar, seminar dan workshop yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, serta melibatkan pelaku industri, Perusahaan Efek, asosiasi, akademisi, komunitas dan media.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BEI, Iman Rachman mengatakan, BEI senantiasa berupaya memperkuat basis investor pasar modal, tidak hanya untuk meningkatkan partisipasi investor ritel, namun juga melalui komunikasi berkelanjutan kepada investor institusi.














