Dia menjelaskan peningkatan jumlah rekening simpanan yang dijamin dalam rupiah adalah sebesar 0,63% (MoM), dimana per akhir Maret 2016 berjumlah 178.733.899 rekening, menjadi 179.857.455 rekening per akhir April 2016. Sementara itu, terjadi penurunan untuk jumlah rekening simpanan dalam valas sebesar 0,46% (MoM), dimana per Maret 2016 jumlahnya 1.087.701 rekening, kemudian turun menjadi 1.082.672 rekening di akhir April 2016.
Jika dilihat dari nominalnya, simpanan dalam rupiah mengalami peningkatan sedangkan simpanan dalam valas mengalami penurunan. Simpanan dalam rupiah meningkat 0,82% (MoM), dari sebesar Rp 3.852.462 miliar (Maret 2016) menjadi Rp 3.884.147 miliar (April 2016). Simpanan dalam valas, jumlahnya menurun sebesar 2,88% (MoM) dari sebesar Rp 698.445 miliar (Maret 2016) menjadi Rp 678.302 miliar (April 2016). “Total simpanan di bank umum per April 2016 mengalami sedikit peningkatan sebesar Rp 11.542 miliar atau 0,25% (MoM) dibanding posisi akhir Maret 2016, nilainya menjadi sebesar Rp 4.562.449 miliar,” imbuhnya.
Bank umum peserta penjaminan per April 2016 berjumlah 118 bank. Terdiri dari 106 bank umum konvensional dan 12 bank umum syariah. Bank umum konvensional, terdiri dari 4 Bank Pemerintah, 26 Bank Pemerintah Daerah, 66 Bank Umum Swasta Nasional dan 10 Kantor Cabang Bank Asing.















