JAKARTA-Pendapatan konsolidasi PT Voksel Electric Tbk (VOKS) naik 18,05% menjadi Rp1,35 triliun pada Januari-Juni 2023, dari Rp1,14 triliun pada periode sama 2022.
Sebesar Rp1,34 triliun (99,37%) pendapatan VOKS dari penjualan di pasar lokal, sedangkan pasar ekspor hanya mengkontribusi pendapatan Rp8,45 miliar.
Seiring pendapatan, menurut laporan keuangan audit per Juni 2023 yang dipublikasikan Selasa (29/8), beban pokok pendapatan VOKS juga naik 0,42% jadi Rp1,19 triliun pada Januari-Juni 2023, dari Rp1,18 triliun pada Januari-Juni 2022.
Namun, emiten produsen kabel beraset Rp2,8 triliun per Juni 2023 itu berhasil membukukan laba kotor sebesar Rp165,58 miliar pada Januari-Juni 2023.
Di periode yang sama 2022, VOKS menderita laba kotor sebesar Rp36,72 miliar.
Adapun laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk VOKS mencapai Rp1,7 miliar pada Januari-Juni 2022.
Pada perioe yang sama tahun 2022, Perseroan masih membukukan kerugian sebesar Rp152,5 miliar.
Hingga penutupan perdagangan sesi pertama di BEI, Selasa (29/8) saham VOKS sebesar Rp194, turun Rp2 dibanding sehari sebelumnya.
Pada periode 30 Desember 2022 hingga 28 Agustus 2023, saham VOKS turun 16,23%. (ANES)















