Kenapa sendirian? Karena Pakar-pakar IT Republik ini yang biasanya mau tampil dan berbicara lantang mengkritisi kalau ada ketidakberesan Teknologi, tampak “diam seribu bahasa”.
Bahkan terkesan “bersembunyi” dibalik tindakan yang diindikasikan terjadi kecurangan bahkan kejahatan teknologi tersebut.
Nama-nama seperti OWP, RZA, BSD dsb bak menyublin alias lenyap ditelan bumi, segendang-sepenarian dengan Kampus ternama di Bandung, tempat Bung Karno dulu menimba ilmu (semasa bernama THS / Technische Hoogeschool te Bandoeng) karena memang terlibat dengan adanya MoU dengan KPU untuk pembuatan SIREKAP.
Alhamdulillah dengan perjuangan gigih melalui berbagai Platforn -dan didukung Media-media yang masih punya Etika dan Hati Nurani, bukan yang hanya ProRezim yang menunggu “cair” dan tampak “tutup mata” dengan segala bentuk penyelewengan teknologi kemarin, akhirnya satu demi satu Pakar-pakar IT Independen mulai berani juga bersuara jujur demi kebenaran.
Seperti Dr Leony Lidya, Hairul Anas Suaidi Mahmud MT, Ir Agus Maksum, Ir Abi Akhmad Syarbini, Akhyar ST, Ir Jay Sofyan, Yasmin Shahab ST, Dr Soegianto, Ir Benhard Mavis Anggiat, Dr Yudi Prayudi dan beberapa nama lain yang akhirnya terus berjuang dalam Aliansi Penegak Demokrasi Indonesia (APDI).














