Dengan partisipasi aktif lebih dari 300 nelayan, program ini membuka pintu menuju pemanfaatan teknologi yang lebih maju, meningkatkan efisiensi distribusi ikan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi biru secara berkelanjutan.
Wakil Ketua Umum Bidang Komnikasi dan Informasi, Firlie Ganinduto, mengatakan digitalisasi yang dihadirkan oleh Bidfish merupakan inovasi nyata sektor swasta dalam memajukan UMKM dan perekonomian daerah.
Ini membuktikan komitmen Kadin Indonesia dalam mendorong pertumbuhan inklusif melalui kolaborasi bersama dengan stakeholders, termasuk pemerintah daerah, perusahaan, dan nelayan.
Kadin Indonesia tidak hanya mendorong perkembangan ekonomi, namun juga menjadi pionir dalam menghubungkan berbagai unsur demi kesejahteraan bersama.
Ketua Kadin Balikpapan, Yaser Arafat, menjelaskan bahwa pembentukan program pemberdayaan ini merupakan kolaborasi yang inklusif dengan melibatkan nelayan untuk turut mengambil peran dalam pemanfaatan platform.
“Melalui kerja sama yang erat dengan nelayan dan pelaku usaha perikanan, Kadin Balikpapan memastikan pemanfaatan platform lelang ikan online secara optimal. Ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan daya saing perikanan lokal, yang memberikan dampak positif pada kesejahteraan nelayan dan pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan,” tegas Yaser.














