“Sebagai induk organisasi yang mewadahi dunia usaha serta mitra strategis pemerintah bidang perekonomian, Kadin Indonesia siap bergotong royong menyukseskan program pemerintah 2024-2029 dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan merealisasikan cita-cita Indonesia Emas 2045, yaitu sebagai negara maju dan keluar dari jebakan kelas menengah (middle-income trap),” kata Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid.
Saat ini, pemerintah akan menyusun RPJMN 2025 yang merupakan tahap pertama dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.
Karena itu, dunia usaha melihat bahwa RPJMN menjadi landasan penting bagi realisasi Visi Indonesia Emas 2045.
“Masukan maupun aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan sangat penting bagi penyusunan RPJMN 2025-2029, terutama dalam mendukung terciptanya perencanaan pembangunan yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan dalam mencapai sasaran dan tujuan pembangunan nasional. Dalam kerangka ini, Kadin Indonesia menyiapkan whitepaper berisi usulan dan masukan di bidang ekonomi yang nantinya diharapkan dapat menjadi referensi dalam menyusun program kerja maupun RPJMN,” papar Arsjad.
Selain menampung usulan dan masukan dari asosiasi industri di berbagai sektor dan berbagai daerah, Kadin Indonesia juga melibatkan investor, lembaga riset, universitas dan akademisi, organisasi masyarakat, serta para pemangku kepentingan lainnya dalam penyusunan whitepaper melalui survei dan diskusi.













