Sebelumnya, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said menegaskan, penetapan lokasi kilang liquefied natural gas (LNG) Blok Masela di Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku, merupakan kewenangan penuh Presiden Joko Widodo untuk memutuskannya.
Lokasi Kilang Masela berada di lepas pantai Laut Arafura. Produksi dari lapangan ini diperkirakan sebesar 4,5 juta ton per tahun LNG dan 130.000 barel per hari kondensat. LNG yang diproduksi di kilang ini akan langsung dikirim ke pembeli dengan kapal tangki LNG. Untuk mendukung operasi kilang, Inpex berencana membangun basis logistik di Pulau Yamdena.
Sementara itu, realisasi investasi nasional sebesar Rp545,4 triliun selama 2015, meningkat 17,77 persen dibanding capaian tahun sebelumnya yang berada di angka Rp463,1 triliun. Investasi tersebut sebagian besar masih terkonsentrasi di Kawasan Barat Indonesia atau persisnya di Pulau Jawa. Andi mengatakan, investasi di luar Jawa, termasuk Sumatera, hanya sebesar 45,6persen dari seluruh realisasi investasi nasional meski meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 43 persen.














