“Saya berterima kasih atas kemitraan dan dukungan dari Bank DBS Indonesia dalam memperluas portofolio kami di seluruh Indonesia. Momentum untuk CaaS terus berkembang di seluruh wilayah dan Indonesia merupakan peluang yang fantastis bagi Kaer untuk memberikan keuntungan yang signifikan terhadap target dekarbonisasi kami yang agresif,” ujar Chief Executive Officer Kaer Investments Justin Taylor.
Hal ini didorong oleh ukuran dan perkiraan pertumbuhan pasar pendingin, permintaan akan pendingin rendah karbon, dan ketersediaan energi terbarukan.
Setiap sistem pendingin dalam portofolio Kaer memenuhi peringkat keberlanjutan tertinggi di wilayah mereka dan mematuhi semua standar ESG lokal dan internasional.
Kaer juga menyediakan solusi pendinginan yang didukung oleh energi terbarukan, dengan beberapa aset dalam portofolio yang menggunakan 100 persen pendinginan bertenaga surya.
Melalui model Cooling as a Service, portofolio Kaer menghemat lebih dari 35.000 metrik ton CO setiap tahunnya.
Menyediakan pendinginan yang berkelanjutan lebih dari sekadar mengelola konsumsi listrik dan bauran energi terbarukan versus energi tak terbarukan.
“Selain itu, Kaer telah memimpin dalam transisi ke peralatan dengan potensi pemanasan global yang rendah, mengurangi efek berbahaya dari refrigeran terhadap planet kita,” pungkasnya.













