YOGYAKARTA-Pengasuh Ponpes Al Mizan, Majalengka Jawa Barat yang juga Anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), KH Maman Imanulhaq menegaskan deklarasi “Langenastran Yogyakarta Sebagai Kampung Wisata dan Budaya” merupakan ide yang sangat brilian membangkitkan semangat pluralisme dalam bungkus kebersamaan dan gotong royong.
Hal ini menjadi ‘oase’ ditengah masyarakat Indonesia yang sudah lelah akan ide-ide besar tentang pluralisme yang hanya berkutat pada tataran wacana, namun hanya menjadi milik para pemimpin nasional atau pemimpin agama namum tidak sampai pada grass-root.
“Masyarakat Indonesia harus bercermin pada Langenastran, yang panjang jalannya hanya pendek – sekitar 350 meter. Tetapi di jalan yang pendek ini, seluruh suku di Indonesia yang terwakili oleh para pelajar atau mahasiswa luar daerah yang bersekolah di Yogyakarta pernah melewati jalan ini dan menuju satu tempat yang bernama Alun-alun Selatan. Semua orang ingin mengayuh odong-odong tidak peduli, suku, agama, ras ataupun usia,” tegas kiai yang biasa disapa kang Maman ini usai dekalarasi “LANGENASTRAN sebagai Kampung Wisata Budaya” Yogyakarta ini dilakukan di dan sekaligus bersamaan dengan peresmian Media Corner (Omah Media), “AVOCADO”, Sabtu (3/9).













