Jika dihitung sejak awal tahun 2021 hingga 9 Februari 2021, IHSG telah bergerak naik +3,39% ke level 6.181,67.
Proyeksi tahun pemulihan ini juga tercermin pada kinerja reksa dana saham yang mulai merangkak bangkit.
Sebagai contoh, reksa dana Manulife Saham Andalan (MSA) yang pada akhir Januari 2021 lalu memberikan kinerja 6 bulan sebesar 33,15%.
Sementara sejak awal tahun 2021 hingga akhir Januari 2021, MSA memberikan kinerja 1 bulan sebesar 0,63%, jauh melampaui tolok ukurnya (IDX80) yang sebesar -2,55%.
Reksa dana MSA mengedepankan fokus pada perusahaan di sektor siklikal yang diuntungkan oleh potensi pemulihan ekonomi domestik.
Walaupun sekarang saat yang baik untuk memanfaatkan peluang di tahun pemulihan, namun profil risiko investor dan horizon investasi menjadi kunci dalam menentukan pilihan kelas aset dalam investasi.
Reksa dana saham cocok bagi investor dengan profil risiko agresif dengan horizon investasi jangka panjang.
Prinsip kehati-hatian dalam menentukan pilihan produk investasi dan perusahaan manajer investasi yang akan mengelola dana Anda akan sangat menentukan hasil yang akan Anda nikmati di masa depan kelak.
Penulis adalah Head of Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI)















