Menurutnya, yang paling penting adalah barang-barang utama ini yang harus dijaga untuk puasa dan lebaran. Kalau beras tentu gula, tepung terigu, minyak goring, daging sapi, daging ayam, telur, “Ini semua harus dijaga supaya barangnya tersedia dan harganya terjangkau,” tegasnya.
Adapun Menteri Perdagangan Rahmat Gobel menegaskan, bahwa pemerintah sangat konsen kepada pengadaan kebutuhan bahan pokok menjelang bulan puasa dan lebaran.
Dia mengaku telah melakukan upaya-upaya nyata sehingga dipastikan stok ini cukup.
“Memang di beberapa daerah ada yang naik dan ada yang turun. Ini sudah kita pantau. Pemerintah sudah melakukan koordinasi dengan para asosiasi-asosiasi. Baik itu asosiasi gula, makanan minuman dan asosiasi tepung dan lain semuanya dan bahkan beberapa jenis produk memang sudah turun,” terangnya.
Dia mengaku, bawang dan cabai memang harganya mengalami kenaikan . Tetapi, pemerintah siap melakukan impor untuk mengendalikan naiknya harga cabai dan harga bawang merah. “Memang ada produksi sudah panen, tetapi panennya ini belum bisa memenuhi akan kebutuhan pasar seluruh Indonesia,” pungkas Menteri Perdagangan













