Fauzan mengatakan di era Presiden Prabowo Subianto, kebijakan pemerintah harus memliki semangat penataan ruang hutan dan tata kelola lingkungan dalam keberlanjutan pembangunan. Di mana, kata dia, menjaga ekologi harus jadi inti fondasi pembangunan Indonesia Raya.
Dia menambahkan bahwa pohon-pohon yang mengapung dan transit di atap rumah bersama dengan debit air yang meninggi, bukan karena curah hujan yang lebat.
“Ini adalah babak baru bagi Presiden Prabowo dalam menata kembali kebijakan yang berpihak penuh pada ekologi dan alam Indonesia Raya, juga membenahi kembali ruang hutan melalui Presisi Kapolri, demi masa depan generasi,” tegas Fauzan.
Lebih lanjut, Fauzan berharap agar ekologi hutan dilindungi oleh segenap bangsa Indonesia. Aspirasi rakyat dinilai jadi arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Aspirasi rakyat harus menjadi palu bagi arah kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran. Jadi semangat dalam rencana pembangunan berkelanjutan. Menjaga dan merawat jutaan hektare ruang hutan, serta recovery lingkungan hidup sebagai sarana perlindungan ekosistem mahluk hidup lainnya,” jelas Fauzan.
“Presisi Kapolri dalam menjawab gelondongan kayu dalam bencana banjir adalah bentuk keadilan bagi ekologi alam. Menunjukan rasa kemanusiaan dengan membuka segala upaya dalam menjawab keresahan tentang arus kayu gelondongan,” pungkas Fauzan menambahkan.














