JAKARTA – PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) mengaku bahwa perseroan akan menyebar sebagian dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) kepada sembilan anak usaha dalam bentuk pinjaman terafiliasi.
Menurut Direktur Utama KAQI, Imam Sujono dalam pidatonya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (10/3), perseroan sukses menggelar IPO pada 4-6 Maret 2025 dan hari ini merupakan debut pencatatan saham perseroan di BEI.
“Dengan pencatatan saham ini, kami berkomitmen untuk terus memberikan kinerja terbaik, meningkatkan nilai bagi pemegang saham, serta berkontribusi kepada pertumbuhan ekonomi secara lebih luas,” ujar Imam.
Saat memulai transaksi perdana di BEI hari ini, saham KAQI dibuka menguat 18,64 persen ke posisi Rp140 dari harga penawaran unum Rp118 per saham.
Harga saham sempat menyentuh level tertinggi di posisi 157 atau setara dengan kenaikan 33,05 persen.
Pada pelaksanaan IPO, bengkel mobil pemilik brand Jantrakakiki ini melepas saham ke publik sebanyak 450 juta lembar atau setara 21,68 peren dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO.
Maka melalui aksi korporasi ini, perseroan berhasil meraup dana publik di pasar primer sebesar Rp53,1 miliar.
Manajemen KAQI menyampaikan, sebagian dana hasil IPO akan disalurkan sebagai pinjaman kepada sembilan anak usaha perseroan, yakni PT Joen Lie Indonesia, PT Liantra Wil Indonesia, PT Jantra Mantra Kerta Indonesia, PT Jantra dan JTRS, PT Jantra Wil Indonesia, PT Wildanes Kerta Jaya Indonesia, PT Jantra Traspatih Indonesia, PT Van Harness Indonesia dan PT Jantra Techno Indonesia.














