Dari situlah dia belajar banyak berbisnis dan pada akhirnya menjadi pengusaha jadi supplier besi tua dari tahun 2004 hingga sekarang.
”Dari pengalaman saya belajar berbisnis, lalu saya geluti, tidak mudah memang. Tapi harus terus berusaha, namanya perjuangan dalam kehidupan, mau berhasil, ya harus berusaha semaksimal mungkin,”ungkapnya.
Tahun 2010, karir politiknya dimulai, Sholihin berkecimpung di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bekasi.
Diawali menjadi simpatisan dan kader, lalu dipercaya menjadi ketua ranting kelurahan sepanjang jaya.
,”Tidak lama, tahun 2012 saya ditugaskan oleh partai untuk menjadi Wakil Ketua DPC PPP Kota Bekasi, dan sekarang sama dipercaya oleh partai menjadi Ketua DPC PPP, ”ujarnya
Serpak terjangnya didunia perpolitikan melejit pesat.
Menjadi Calon Legislatif ditahun 2014, Sholihin langsung meraih suara terbesar di daerah pemilihan (Dapil) dua yang terdiri dari tiga kecamatan yakni Bantar Gebang, Rawa Lumbu, Mustikajaya, Kota Bekasi yang merupakan dapil neraka karena disana terdapat beberapa caleg Incumbent.
Sekitar 9 ribu lebih suara ia raih, padahal, solihin saat itu orang baru dikancah perpolitikan Kota Bekasi.
”Alhamdulillah, masyarakat mempercayakan saya menjadi wakil rakyat kota bekasi, saya akan selalu menjaga manah mereka dan memberikan yang terbaik,” terangnya.













