SURABAYA – Meski kasus demam berdarah dengue (DBD) mengalami peningkatan di Kota Surabaya Jawa Timur, namun masih terkendali dan berada dalam kategori aman.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa upaya pengendalian dan pencegahan DBD tidak hanya dilakukan Pemkot Surabaya.
Tetapi juga melibatkan Kader Surabaya Hebat (KSH) bersama Kader PKK.
“Alhamdulillah di Surabaya kasus DBD-nya masih bisa tertangani dan masih dalam kategori yang aman. Jadi meskipun ada kenaikan terhadap penderita DBD, tapi masih dalam kategori aman dan terkendali,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Kamis (4/4/2024).
Menurut dia, kasus DBD dapat terkendali di Surabaya berkat kolaborasi dan dukungan dari KSH dan Kader PKK.
Selama ini mereka telah melakukan inspeksi rutin ke setiap rumah untuk memeriksa genangan air dan jentik nyamuk.
“Saya juga kemarin menyampaikan kepada Kader Surabaya Hebat untuk terus bersama-sama kader PKK melihat setiap rumah untuk jentiknya, lebih memperhatikan genangan air yang ada di setiap rumah,” ujarnya.
Hingga saat ini, Wali Kota Eri mengungkapkan bahwa tercatat ada 47 kasus DBD yang dirawat di Surabaya.
Jumlah kasus tersebut berdasarkan data yang diakumulasikan sejak Januari 2024.
“Sekarang yang terkena DBD 47 totalnya yang dirawat, akumulasi dari Januari 2024. Jadi masih terkendali Surabaya,” jelas Wali Kota Eri.












