MALANG-Potensi industri pariwisata yang sangat besar membuat Kawasan Malang Raya mau tak mau membutuhkan infrastruktur pendukung jangka panjang. Kebutuhan akan bandara bertaraf internasional sangat mendesak. “Dalam waktu yang tidak terlalu lama, wilayah Malang Raya ini akan menjadi potensi besar untuk pengembangan ekonomi di Jawa Timur,” kata Kepala
Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Fattah Jasin dalam siaran persnya di Malang, Kamis (27/12/2018).
Menurut Fattah, wilayah Malang Raya membutuhkan bandar udara bertaraf internasional, dikarenakan wilayah tersebut memiliki potensi yang besar, khususnya dalam sektor pariwisata. Berdasarkan informasi, jumlah penumpang yang tercatat di Bandara Abdulrachman Saleh Malang per tahun mencapai 1,2 juta penumpang, angka tersebut jauh lebih tinggi daripada Bandara Internasional Banyuwangi yang sebanyak 300.000 penumpang.
“Tapi, di Banyuwangi itu sudah ada penerbangan langsung ke Kuala Lumpur, Malaysia. Saya kira, Malang Raya dengan potensi besar yang ada, juga menginginkan adanya penerbangan internasional,” ujarnya
Fattah menjelaskan, beberapa penerbangan langsung yang dinilai berpotensi tinggi, jika Malang Raya memiliki bandara internasional antara lain adalah, penerbangan dengan tujuan ke Singapura, Kuala Lumpur, Thailand, dan Brunei Darussalam.















