Kedua, dilihat dari Usia Daerah Otonom Kabupaten ini telah Mekar dari Kabupaten Maluku Tenggara 22 Tahun yang lalu, ketika untuk pertama kali berdasarkan UU No. 46 Thn. 1999 bernama Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan kemudian berubah Nomenklaturnya menjadi Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada Tahun 2019.
Event MTQ Provinsi Maluku baru pertama kalinya dihelat di Daerah bertajuk DUAN LOLAT ini.
Ketiga, jumlah penduduk beragama Muslim di Tanimbar berdasarkan data statistik kurang lebih 4 % dengan mayoritas penduduk adalah pedàgang pendatang dari Sulawesi Selatan, Jawa dan Sumatera.
Kondisi ini amat mustahil jika suatu event keagamaan mau digelar karena tentu saja tidak mungkin didukung oleh Sumber daya yg memadai.
Keempat, penyelenggaraan kMTQ Provinsi Maluku tahun ini di Kepulauan Tanimbar didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar di bawah pimpinan Bupati Petrus Fatlolon.
Kemudian, Pelaksana Kepanitiaan terdiri dari para pejabat Daerah dan semua unsur yang mayoritas adalah Umat Nasrani : Katolik dan Protestan.
Ketua Umum Panitia Pelaksana adalah Wakil Uskup Amboina Wilayah Tanimbar MBD dan seluruh jajaran kepanitiaan adalah para pejabat dan pegawai Daerah.
Para Pastor dan Pendeta pimpinan jemaat Nasrani : Katolik dan Kristen Protestan serta unsur umat beragama lainnya ikut terlibat aktif dlm kepanitiaan.














