YOGYAKARTA – Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Semuel A. Pangerapan menegaskan, keamanan informasi dan cyber security menjadi salah satu perhatian utama kebijakan pemerintah.
Hal ini penting untuk mendukung Nawacita dalam mengamankan sektor strategis nasional.
“Ini tertuang dalam Rencana Strategis Kementerian Kominfo Tahun 2015-2019, di mana cyber security ditujukan untuk mendukung mengamankan sektor strategis nasional, kepentingan nasional, dan masyarakat,” katanya dalam 2nd Symposium on Critical Information Infrastructure Protection in Indonesia di Sahid Jaya Yogyakarta, Kamis (10/08).
Simposium yang mengangkat tema “Improving Readiness for CIIP Through Integrated Regulation, Policy, and Capacity Building” ini diikuti oleh kurang lebih 300 peserta dari K/L, akademisi, dan juga industri dari 8 sektor strategis terkait.
Turut hadir dalam acara tersebut Deputi VII KemenkoPolhukam, Marsda TNI Warsono; serta Sekretaris Daerah DI Yogyakarta, Sulistyo.
Dia menjelaskan dalam perlindungan infrastruktur informasi dan objek vital nasional yang menggunakan sarana TIK, perlu dilakukan identifikasi sektor strategis apa saja yang harus dilindungi, instansi yang mengatur dan mengawasi sektor tersebut, mitigasi risiko, penanganan insiden, serta pemulihan informasi.












