Arif mengatakan, pada akhirnya pertumbuhan ekonomi harus dikembalikan kepada masyarakat agar pertumbuhan tersebut bukan sekadar perubahan angka statistik, tetapi ikut berdampak pada kualitas kehidupan warga melalui kesempatan lapangan kerja dan peningkatan daya beli. “Pada intinya, pertumbuhan yang berkualitas inilah semangat dan cita-cita yang ada pada pemerintahan pimpinan Presiden Jokowi,” katanya.















