JAKARTA-Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo menanggapi fenomena musibah banjir ibu kota.
Menurut Benny, seharunya para pemangku kepentingan bisa memprediksi dan menyiapkan solusi untuk mengatasi masalah banjir ini.
“Fenomena bahwa kalau kita bisa memprediksi dengan baik inikan sebenarnya alamiah. Akan tetapi kita harus mempersiapkan dan memantau dengan kemajuan teknologi untuk mampu membuat kebijakan yang kuat dan terukur untuk mengatasi masalah banjir ini,” tegas Benny (21/2/2020) .
Selain itu, Benny menjelaskan bahwa tidak adanya kelanjutan dari kebijakan pemimpin sebelumnya yang seharusnya bisa dikembangkan.
“Seperti jaman Ahok dulu pengerukan, pembersihan drainase, pasukan kuning atau pasukan orange sehingga ketika curah hujan melebihi kapasitas itu air bisa mengalir nah ini harus dilanjutkan dan dikembangkan lagi kebijakannya dan serius mengatasinya,” jelas Benny.
Dalam hal ini seharusnya tidak ada yang menyalahkan alam.
Benny mengatakan bahwa Tuhan memberikan kemampuan manusia dalam memprediksi dan cara untuk mengatasi suatu masalah.
“Kita jangan menyalahkan alam, karena manusia diberikan keahlian oleh Tuhan untuk memprediksi dan kemampuan untuk mampu mendapatkan cara mengatasi setiap masalah ini yang tidak dilakukan karena tidak ada politik build,” tuturnya.














