TANGERANG-Kementerian Perdagangan memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengalihkan konsumsi minyak goreng curah kepada minyak goreng kemasan yang lebih higienis dan sehat. Pengalihan konsumsi minyak goreng dari bentuk curah ke bentuk kemasan sangat penting dilakukan mengingat minyak goreng kemasan lebih layak, lebih higienis dan lebih sehat dibanding dengan minyak goreng curah. Demikian pula dilihat dari segi produksi dan distribusinya, tingkat sanitasi dan kebersihan minyak goreng curah kurang baik dan tidak sebersih minyak goreng kemasan. Demikian diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Srie Agustina yang hadir pada acara Sosialisasi Pengalihan Minyak Goreng Curah Ke Kemasan dan MINYAKITA di Pasar Plaza Baru Ciledug, Tangerang, Kamis (14/11).
Srie mengatakan bahwa minyak goreng curah banyak diminati karena harganya yang lebih murah dan banyak ditemui di pasar tradisional (wet market). Dari total konsumsi minyak goreng nasional, konsumsi Minyak Goreng Curah diprediksi mencapai sekitar 65% dari total konsumsi nasional. “Konsumsi Minyak Goreng Curah masih mendominasi konsumsi minyak goreng secara nasional, walaupun trendnya diperkirakan terus menurun”, tambahnya.















