JAKARTA-Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendukung ekspor produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia ke Amerika Serikat (AS) dan Kanada. Salah satu strategi yang dilakukan dalam mendukung upaya ini yaitu dengan melakukan kegiatan Misi Penjualan ke kawasan Amerika Utara pada 29 Maret-4 April 2014. Misi penjualan ke kawasan Amerika Utara ini akan dirangkai dengan Pameran mamin Salon International de L’amentation (SIAL) Canada 2014 yang akan berlangsung pada 2-4 April 2014 di Montreal, Kanada, bekerja sama dengan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia. “Misi Penjualan ini bertujuan untuk membantu perusahaan makanan dan minuman Indonesia masuk dan diterima pasar AS dan Kanada. Selain itu, juga untuk mempromosikan produk-produk Indonesia pada calon mitra bisnis di sana, serta memperkaya wawasan perusahaan sehingga dapat mempertajam strategi mereka memasuki pasar AS dan Kanada melalui berbagai kegiatan seperti seminar dan kunjungan ke pasar-pasar retail baik pasar tradisional ataupun pasar mainstream seperti Dean de luca, E-bay, dan Walmart,” ujar Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, Nus Nuzulia Ishak dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (25/3).
Berdasarkan data dari BPS di tahun 2013, produk makanan dan minuman Indonesia merupakan salah satu produk unggulan yang berkontribusi terhadap ekspor produk nonmigas Indonesia. Pada 2013, nilai ekspor produk ini ke seluruh dunia tercatat sebesar USD 4,83 miliar dengan tren yang positif selama lima tahun terakhir (2009-2013) sebesar 14,93%. Sementara pada 2014, produk makanan dan minuman olahan ditargetkan mengalami pertumbuhan 10,5-11,5% dengan nilai ekspor sebesar USD 4,9-5 miliar.














