JAKARTA-Pemerintah terus berupaya melakukan strategi yang komprehensif agar dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja ekspor Indonesia untuk memenangkan persaingan di pasar global.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menerapkan penetrasi dan diversifikasi ke pasar-pasar nontradisional yang potensinya semakin berkembang dalam krisis global yang terjadi saat ini.
Hal tersebut disampaikan Direktur Pengembangan Produk Ekspor Dody Edward disela-sela Indonesia-Oman Business Forum di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (28/8).
Pertemuan ini dihadiri oleh Delegasi Oman yang berjumlah 20 orang serta diikuti oleh 50 peserta dari berbagai perusahaan, industri dan instansi di Indonesia.
Adapun produk-produk yang diminati Delegasi Oman yaitu bahan-bahan bangunan (kayu,gipsum, granit, tegel, dll), furnitur, garmen, kertas, alat tulis,alat elektronik, dan ban.
Indonesia-Oman Business Forum diselenggarakan untuk membuka peluang ekspor di pasar nontradisional.
Karena itu, dia berharap agar Indonesia dapat menjadi mitra dagang potensial bagi Oman.
“Hubungan bisnis antara Indonesia dengan Oman memang belum terlalu besar, namun akan terus tumbuh dari tahun ke tahun”, ujar dia.
Indonesia-Oman Business Forum ini juga dilanjutkan dengan pertemuan bisnis antara para peserta dengan buyers untuk meningkatkan jejaring kerja sama bisnis antara pelaku usaha Indonesia dan Oman.














