Selain Kabupaten Lima Puluh Kota, jajaran Kemendag juga meninjau Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Hingga saat ini harga bahan pangan pokok terpantau stabil dan arus distribusi masih lancar. Namun demikian, akses jalan utama Solok-Kerinci (Jambi) dilaporkan tergerus banjir sehingga menyebabkan satu jalur mengalami kerusakan. Kondisi jalan masih bisa dilewati oleh kendaraan sedang, namun dikhawatirkan terputus jika hujan datang dan dapat menghambat transportasi bahan kebutuhan pokok di daerah tersebut. “Arus distribusi di Kabupaten Solok lancar untuk saat ini. Namun, Pemda harus segera memperbaiki jalur utama yang menghubungkan Solok Selatan dan Jambi, karena dikhawatirkan jika ada banjir susulan, maka jalur utama akan terputus total dan jalur distribusi dapat terhambat,” jelas Robert.
Pantauan di Kabupaten Solok dilakukan di Pasar Muara Labuah dan Pasar Sabtu Nagari Luak Kapau Duo. “Di Pasar Muara Labuah, Solok Selatan sempat terkena banjir, namun saat ini sudah beroperasi kembali. Aktivitas pasar hanya terganggu selama satu hari. Bangunan fisik pasar tidak rusak, namun tenda milik pedagang mengalami kerusakan,” kata Robert.
Sementara itu di Pasar Sabtu Nagari Luak Kapau Duo, terdapat akses jembatan terputus akibat banjir. Hal ini sempat berdampak pada terhambatnya akses di Nagari Kapau Duo dengan pasar. Ada jalur alternatif, tetapi perlu memutar sepanjang 10 km. “Kondisi fisik pasar tidak mengalami kerusakan, hanya perlu pembersihan lumpur sisa banjir dan perbaikan sarana pendukung (con blok),” tuturnya.














