JAKARTA-Pemulihan perekonomian Indonesia pasca terdampak wabah Covid-19 menunjukkan perbaikan di Kuartal III-2020 dan tren recovery ini diyakini akan berlanjut hingga akhir 2020 maupun tahun depan.
Pernyataan tersebut seperti disampaikan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu seperti dikutip di Jakarta, Senin (16/11) dalam diskusi FMB9 bertajuk “Reformasi dan Transformasi Ekonomi”.
“Kini ekonomi mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan secara nyata. Sudah menunjukkan perbaikan dalam beberapa bulan belakangan ini,” ujar Febrio.
Dia menyebutkan, terdapat lima indikator yang menunjukkan bahwa perekonomian di dalam negeri mulai mengalami pemulihan, seperti tingkat konsumai rumah tangga dari minus 5,5 persen pada Kuartal II-2020 menjadi minus 4 persen per Kuartal III-2020.
Belanja pemerintah yang pada Kuartal II-2020 minus 6,9 persen kini pada Kuartal III-2020 bertumbuh positif mencapai 9,8 persen, investasi dari minus 8,6 persen menjadi minus 6,5 persen.
“Ekspor dari minus 11,7 persen kini merangkak naik sebesar 10,8 persen dan impor dari minus 17 persen menjadi minus 11,9 persen,” kata Febrio.
Dia mengungkapkan, tren perbaikan ekonomi dikarenakan adanya langkah pemerintah yang berupaya memberikan stimulus fiskal terkait pemulihan ekonomi.












