Proyek ini juga dinilai dapat memacu roda perekonomian di Provinsi Kalimantan Barat khususnya di Kabupaten Mempawah dengan adanya potensi penambahan pendapatan daerah, penyediaan lapangan kerja baik langsung maupun tidak langsung, serta program pemberdayaan masyarakat sekitar lokasi proyek.
“Semoga pencanangan lancar dan Mempawah bisa lebih maju dari yang sebelumnya,” tutur Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan.
Mantan Bupati Mempawah tersebut mengakui, proyek yang masuk ke kabupaten ini merupakan komitmen Presiden Joko Widodo dalam upaya pembangunan insfrastruktur yang baik.
“Pembangunan pertama di Pelabuhan Internasional dan pabrik alumina ini sejak 9 tahun lalu saya menjabat jadi Bupati Mempawah sehingga menjadi hal yang harus diprioritaskan,” imbuhnya.
Direktur Utama PT Inalum (Persero) Budi G. Sadikin menyampaikan, Pencanangan Pabrik Pemurnian Alumina ini merupakan bagian dari upaya melaksanakan salah satu mandat Holding Industri Pertambangan, yakni mendorong hilirisasi produk tambang.
“Nantinya Inalum, yang memiliki satu-satunya pabrik pemurnian aluminium di Indonesia, akan mendapatkan pasokan alumina dari dalam negeri. Penghematan yang dilakukan Inalum bisa mencapai USD200 juta per tahun,” ungkapnya.















