Langkah yang dapat disinergikan, misalnya mengenai pengembangan teknologi dan sumber daya manusia (SDM). Upaya ini tidak hanya menyasar kepada perusahaan skala besar, tetapi juga untuk sektor IKM.
“Kalau kita liat, jumlah industri kecil di Indonesia terus tumbuh dan berkembang,” ungkapnya.
Berdasarkan data Kemenperin, jumlah sektor industri kecil mengalami penambahan, dari tahun 2014 sebanyak 3,52 juta unit usaha menjadi 4,49 juta unit usaha di tahun 2017. Artinya, tumbuh hingga 970 ribu industri kecil selama empat tahun tersebut.
“Apalagi, pemerintah saat ini telah mengeluarkan pajak final 0,5 persen untuk IKM,” imbuhnya.
Ini menjadi salah satu wujud nyata perhatian dan dukungan pemerintah terhadap pengembangan IKM selaku sektor mayoritas dari populasi industri di Tanah Air.
Oleh karena itu, Menperin berharap Jetro lebih gencar mempromosikan IKM Indonensia di Jepang sekaligus memfasilitasi kemitraan antara pengusaha nasional dengan pelaku usaha dari Negeri Sakura.
Selama ini, Jetro telah membantu Indonesia melalui pelaksanaan program business matching untuk mempertemukan pengusaha kedua negara.
“Tentunya tidak hanya di sektor otomotif dan komponen saja, kami juga ingin adanya kerja sama di industri tekstil, elektronika, serta makanan dan minuman. Bahkan, bisa ke sektor pengemasan,” sebutnya.














