Salah satu kolaborasi yang telah dijalin oleh Kemenperin adalah melaksanakan program Automotive Industry Development bersama Japan International Cooperation Agency (JICA), yang sudah diluncurkan pada 25 Februari 2025.
“Tindak lanjut dari kerja sama tersebut diwujudkan dalam bentuk kegiatan Fasilitasi Matchmaking antara IKM Komponen Otomotif dengan System Integrator yang merupakan Tech Startup Indonesia,” ungkap Reni.
Proses matchmaking telah dilaksanakan pada periode 25 Februari – 28 Maret 2025 secara daring melalui platform Startup for Industry (www.startupforindustry.id), di mana IKM dapat menemukan Tech Startup yang dapat memberikan solusi teknologi yang sesuai dengan permasalahan dan kebutuhannya.
Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut, Dini Hanggandari menuturkan, matchmaking ini bertujuan untuk mendorong digitalisasi dan otomatisasi yang dapat meningkatkan produktivitas bagi IKM komponen otomotif.
“Melalui proses matchmaking tersebut telah dihasilkan delapan pasangan antara delapan IKM komponen otomotif dengan enam startup teknologi terpilih,” jelas Dini pada acara penandatanganan kontrak antara JICA dengan enam startup penyedia teknologi terpilih yang dilaksanakan di Jakarta, pada Selasa (22/4).














