JAKARTA-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Sosial (Kemensos) sepakat melakukan kerja sama untuk meningkatkan kompetensi penyandang disabilitas agar siap bekerja di sektor industri. Upaya ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yang ingin lebih secara masif melaksanakan kegiatan pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
Komitmen
kedua belah pihak dituangkan dalam penandatanganan Nota Kesepahaman
(MoU) tentang Pelatihan, Sertifikasi, dan Penempatan Kerja Bagi
Penyandang Disabilitas, antara Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto
dengan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis
(27/12).
“Pada tahun 2019, kami menargetkan sebanyak 72.000 orang ikut serta dalam program Diklat 3 in 1 (Pelatihan, Sertifikasi, dan Penempatan Kerja). Nah,
ini bisa menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan oleh saudara-saudara
kita penyandang disabilitas supaya lebih kompetitif,” kata Menperin.
Menurutnya, pelaksanaan program Diklat 3in1 untuk para penyandang disabilitas akan segera dijalankan pada Januari 2019.
“Jadi, industri yang akan menyerap, juga sudah bisa cepat menerima. Program diklat ini berlangsung sekitar tiga minggu,” ujar Airlangga.















