ADVERTISEMENT
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
  • Login
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
  • KEUANGAN
  • MAKROEKONOMI
  • NASIONAL
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
Home Industri

Kemenperin Racik IKM Pangan Modern Inovatif

Agus Eko Reporter : Agus Eko
25 Mar 2025, 2 : 47 PM
3k 190
0
Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Reni Yanita

Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Reni Yanita

3.2k
SHARES
6.3k
VIEWS
ADVERTISEMENT

JAKARTA-Di tengah tekanan ekonomi global tahun 2023, industri kecil dan menengah (IKM) sektor makanan dan minuman harus berhadapan dengan berbagai tantangan bisnis.

Kendati demikian, IKM makanan dan minuman tetap memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional dan pemberdayaan masyarakat di Indonesia.

“Di era globalisasi ini, terdapat peluang bagi IKM makanan dan minuman Indonesia untuk memasarkan produknya di level internasional. Untuk itu, para IKM perlu mempersiapkan diri melakukan adaptasi dan berinovasi dengan membaca tren dan kebutuhan pasar, baik pasar dalam negeri maupun ekspor,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, di Jakarta, Selasa (8/8).

BacaJuga :

Indonesia Targetkan Posisi Hub Manufaktur Furnitur Global

DPR: Harus Ada Relaksasi Kebijakan Industri Mamin

Scroll untuk lanjutkan membaca.

Reni mengemukakan banyak IKM makanan dan minuman yang kesulitan untuk naik kelas lantaran keterbatasan modal, manajemen yang belum profesional, belum terpenuhinya standar dan legalitas usaha, serta terbatasnya inovasi.

“Dari sisi eksternal, IKM juga dihadapkan dengan berbagai tantangan dalam menjalankan usahanya seperti ketidakpastian pasokan bahan baku, kehadiran pesaing dan produk baru, serta permintaan pasar yang sangat fluktuatif,” ungkapnya.

Reni menyampaikan, IKM makanan dan minuman Indonesia berpeluang besar untuk memasarkan produknya di pasar global, selaras dengan upaya Indonesia untuk masuk menjadi anggota TheOrganization forEconomic Co-operation and Development (OECD).

Keanggotaan Indonesia dalam OECD diharapkan dapat memperluas kerjasama dibidang industri dengan negara-negara maju di OECD.

Sementara itu, negara-negara maju mulai mengarahkan industrinya ke transisi hijau untuk ketahanan ekonomi dalam mengelola sumber daya berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan, serta  melakukan efisiensi energi dan sumber daya lainnya melalui digitalisasi pada setiap tahapan proses bisnis.

“Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian ikut menjaring IKM yang mengusung industri hijau dan ekonomi sirkular, sekaligus mendorong para pelaku usaha untuk terus berinovasi menciptakan produk-produk inovatif sehingga dapat terus bertahan bahkan mengembangkan usahanya di situasi yang serba baru saat ini,” paparnya.

Menghadapi tantangan sekaligus peluang bagi IKM pangan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang mulai fokus terhadap bisnis berkelanjutan ini, Ditjen IKMA kembali menyelenggarakan program Indonesia Food Innovation(IFI)yang ke-4 kalinya.

Ditjen IKMA berupaya mendorong dan memfasilitasi para pelaku IKM makanan dan minuman untuk mendapatkan pembinaan dan pendampingan yang tepat dari para ahli di bidang bisnis maupun teknis melalui program IFI ini.

“Dengan demikian, para pelaku IKM makanan dan minuman ini dapat mengakselerasi bisnis menuju IKM modern yang marketable, profitable dan sustainable, hingga berujung pada peningkatan skala bisnis,” tuturnya.

Reni menambahkan, program IFI tahun ini mengangkat tema “Promoting Sustainable Supply Chain and Added Value through Innovation to Serve the Dynamic Markets”, yang bermaksud untuk memacu pengembangan kapasitas bisnis pelaku industri pangan melalui inovasi untuk memberikan solusi sebagai supply chain dan added value yang berkelanjutan bagi produk pangan Indonesia untuk memenuhi pasar yang dinamis.

“Kondisi pasar yang selalu berubah menyebabkan berubahnya perilaku masyarakat baik produsen maupun konsumen. Oleh sebab itu sebagai pelaku industri harus dapat selalu berinovasi dan menyesuaikan pasar,” ucap Reni.

Program IFI akan menjaring peserta IKM pangan dari dua kategori, yaitu kategori intermediate product untuk IKM pangan yang menghasilkan produk antara sebagai rantai suplai industri pangan, dan kategori end product bagi IKM pangan yang menghasilkan produk olahan pangan untuk kebutuhan konsumen akhir.

Direktur IKM Pangan, Furnitur dan Bahan Bangun, Yedi Sabaryadi mengatakan, pihaknya akan menjaring IKM pangan yang memiliki nilai inovasi, memanfaatkan bahan baku lokal, dan memiliki produk yang potensial untuk dikomersilkan atau sesuai dengan kebutuhan pasar.

Yedi juga menyampaikan, tahun ini pendaftaran IFI dimulai sejak 8 Agustus hingga 21 September 2023, dan para pendaftar akan dikurasi oleh Ditjen IKMA dan para tenaga ahli.

Selanjutnya, 40 IKM pendaftar yang lolos kurasi akan mengikuti Food Camp IFI selama kurang lebih satu bulan.

Para penilai akan menentukan masing-masing tiga peserta terbaik dari tiap kategori setelah melewati proses food camp.

“Sementara itu, pada tahun 2022, Ditjen IKMA mencatat terdapat 2.091 pendaftar yang ikut dalam seleksi program IFI dan terpilih 20 peserta untuk mendapatkan pembinaan dalam tahapan food business scale-up melalui coaching, mentoring dan fasilitasi pada tiga aspekyaitu management, legal aspects, dan networking,” ungkap Yedi.

Adapun para pemenang IFI tahun lalu dari kategori intermediate product yaitu PT Galih Sagu Pangan dengan produk beras sagu Mama Papua (Galih), CV UGet Corpq dengan produk ikan giling iwak Igi, dan PT Inovasi Kakao Indonesia dengan olahan cokelatnya bernama FinestCo.

Selain itu, tiga IKM terbaik IFI 2022 kategori end product yaitu PT Radaza Guna Berindonesia dengan produk nugget ayam D’Mamam, Taruna Mina Food (PT Inovasi Ikan Nusantara) dengan produknya Fish Snack, dan CV Global Net dengan produk bagelen bekatul bernama Lentul.

Para pemenang IFI tahun ini akan diprioritaskan untuk mengikuti program akselerasi lanjutan pengembangan bisnis melalui coaching dan mentoring eksklusif untuk scaling up usaha, serta memperoleh fasilitasi sertifikasi HACCP atau sertifikasi lain untuk peningkatan daya saing.

Pemenang juga akan diikutsertakan oleh Ditjen IKMA untuk mengikuti pameran, temu bisnis, dan fasilitasi membership e-commerce global.

Tags: IKM Pangan Modernindustri mamininovatif
Share1290Tweet807SendSharePin290Share226
Berita Sebelumnya

Bertemu Ketua Parlemen Brunei Darussalam, Puan Bahas Produk UMKM dan IKN

Berita Selanjutnya

Puan Terima Ketua Parlemen Laos di DPR, Sepakat Berantas Kejahatan Narkotika

Berita Terkait

Indonesia Targetkan Posisi Hub Manufaktur Furnitur Global
Industri

Indonesia Targetkan Posisi Hub Manufaktur Furnitur Global

6 Mar 2026, 1 : 08 PM
DPR: Harus Ada Relaksasi Kebijakan Industri Mamin
Industri

DPR: Harus Ada Relaksasi Kebijakan Industri Mamin

6 Mar 2026, 10 : 17 AM
Penerapan HGBT Dukung Capaian Pertumbuhan Ekonomi 8%
Industri

Antisipasi Dampak Konflik Iran VS Israel–AS, Pemerintah Perkuat Ketahanan Industri Nasional

5 Mar 2026, 8 : 31 PM
Kemenperin Fasilitasi Sertifikat Industri Hijau
Industri

Kemenperin Fasilitasi Sertifikat Industri Hijau

5 Mar 2026, 11 : 25 AM
Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Turun, BK CPO Nol dan Biji Kakao 5%
Industri

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

4 Mar 2026, 8 : 54 PM
Ketum Partai Pembaruan Bangsa Minta Prabowo Bentuk BUMN Digital, Ini Alasannya
Industri

Ketum Partai Pembaruan Bangsa Minta Prabowo Bentuk BUMN Digital, Ini Alasannya

16 Feb 2026, 7 : 24 PM
Berita Selanjutnya
Puan Terima Ketua Parlemen Laos di DPR, Sepakat Berantas Kejahatan Narkotika

Puan Terima Ketua Parlemen Laos di DPR, Sepakat Berantas Kejahatan Narkotika

Kemendag Dukung Kegiatan Koperasi Indonesia Kembangkan Usaha

Transformasi Kebijakan Perdagangan Bermanfaat Bagi UMKM

Puan Sahkan 30 Resolusi untuk Asia Tenggara di Sidang Umum AIPA ke-44

Puan Sahkan 30 Resolusi untuk Asia Tenggara di Sidang Umum AIPA ke-44

Berita Populer

  • PMKRI Cabang Bogor Laporkan  Floribertus Rahardi ke Mabes Polri

    PMKRI Cabang Bogor Laporkan Floribertus Rahardi ke Mabes Polri

    3321 shares
    Share 1328 Tweet 830
  • JK: Persaingan Usaha, Jangan Saling ‘Membunuh’

    3330 shares
    Share 1332 Tweet 833
  • ULP Calon Tunggal Ketum KONI Sumba Timur

    3267 shares
    Share 1307 Tweet 817
  • Luncurkan GMA Affiliate Mega Pro, Gus Choi: Bisnis Gotong Royong Untuk Mencapai Kesejahteraan

    3576 shares
    Share 1430 Tweet 894
  • Zendhy Kusuma Buka Suara soal Video Viral Restoran: “Mari Kita Belajar Bersama Tanpa Cyberbullying”

    3244 shares
    Share 1298 Tweet 811

Opini

Timnas Garuda Vs Samurai Biru, Firnando Prediksi 2-1 Untuk Indonesia

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik Terhadap Harga BBM

10 Mar 2026, 9 : 13 AM
Tak Realistis, Target Pertumbuhan Ekonomi 7-8% Perlu Direview

Jaga Defisit APBN, Opsi Menkeu Pangkas MBG Harus Dijalankan

10 Mar 2026, 7 : 06 AM
Pendapatan MCAS pada Triwulan I 2024 Turun 35,6%

Laba Bersih DUTI Ambles 50,4% Jadi Rp422,05 Miliar

10 Mar 2026, 6 : 49 AM
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae 

OJK: Ketahanan Perbankan Solid di Tengah Ketidakpastian Global

10 Mar 2026, 6 : 28 AM
Pendapatan MCAS pada Triwulan I 2024 Turun 35,6%

Laba Bersih ESSA Turun Dua Digit Jadi USD40,3 Juta

10 Mar 2026, 6 : 13 AM
Suar News
Facebook Twitter Instagram TikTok Telegram
Berita Moneter

BERITAMONETER.COM menjadi portal berita yang paling terdepan hadir diruang kerja anda dengan menyuguhkan berita akurat yang sangat diperlukan bagi para pengambil kebijakan.
© 2024 - ALL RIGHTS RESERVED.

REDAKSI KAMI

Ruko Vinewood Residence 2, Jl. Moch. Kahfi II, RT.9/RW.5, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

TENTANG KAMI

  • About
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • IKLAN Advertorial
  • REDAKSI
  • indeks
  • Feed

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.