JAKARTA-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam 5 tahun ke depan telah merencanakan untuk membangun proyek-proyek infrastruktur yang dapat dijadikan ajang Bisnis Oportunities bagi para investor. Besarnya investasi yang ditawarkan mencapai Rp 931 Triliun. “Pagu tahun ini sebesar Rp 118,5 Triliun,” ujar Menteri PUPR Moch. Basoeki Hadimoeljono di Jakarta, Kamis (3/9).
Proyek yang ditawarkan meliputi proyek ke bina marga-an sebesar Rp 278.177 Milar, proyek Sumber Daya Air (SDA) senilai Rp 361.561 Miliar dan proyek ke Cipta Karya-an sebesar Rp 128.106 Miliar serta proyek perumahan mencapai Rp 184.663 Miliar. ’Proyek –proyek SDA dikhususkan bagi ketahanan pangan nasional. Dana yang tersedia kami peruntukkan untuk membangun 49 waduk baru, 1 juta jaringan irigasi dan rehabilitasi (2,2) juta jaringan irigasi,”paparnya.
Menurut Basoeki, dengan akan dibangunnya waduk-waduk baru diharapkan nantinya mampu menjamin pasokan air untuk irigasi menjadi sekitar 19 – 20 persen. Dengan ini maka pola tanam semakin terjamin. Bila saat ini ada daerah irigasi yang kekeringan mungkin itu di luar irigasi yang dijamin waduk. Bila dijamin waduk paling hanya 30% nya yang terkena kekeringan. Hingga kini dari 7,1 juta hektar lahan irigasi yang dijamin airnya dari waduk masih dibawah 1 juta ha.“Bukan saya mengecilkan prediksi EL – Nino. Tapi terkadang prediksi itu kan bisa meleset. Buktinya di Sumbawa kemarin diguyur hujan lebat,” ungkapnya.















