Dibidang bina marga, jalan baru yang akan dibangun mencapai 2.650 km. 800 km diantaranya untuk jalan perbatasan (Kalbar – Kalut. NTT – Timor Leste, Papua – PNG). Infrastruktur jalan di kawasan perbatasan harus lebih baik dari negara tetangga.Untuk itu pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 2 Triliun untuk jalan perbatasan dan Rp 700 miliar untuk membangun kawasan pintu perbatasan. Dan masih akan diteruskan pada tahun 2016, tambah Basoeki.
Dibidang cipta karya, pemerintah juga memfokuskan pada penyediaan Air Minum. Karena hingga kini baru sekitar 70%. Begitu pula dengan sanitasi dan kawasan kumuh. Lima tahun ke depan permasalahan ini harus dituntaskan. “ di Tangerang yang letaknya hanya beberapa kilo dari \ibu kota masih ditemui masyarakat yang menggunakan jamban di halaman rumahnya. Nah tugas kita untuk menyediakan sanitasi yang lebih baik,”tuturnya.
Dibidang perumahan, backlog diperkirakan masih 13,5 juta unit. Dari program sejuta rumah yang dicanangkan 600 ribu unit diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sisanya diharapkan dapat ditutup melalui pembanagunan rumah susun milik (rusunami). Disisi lain, anggaran yang tersedia (5, T) telah habis untuk peanganan 78 ribu unit rumah bagi MBR.















