BANDUNG-Pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Indonesia sudah semestinya memberikan nilai tambah kepada perkonomian masyarakat.
Tujuan ini menjadi misi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam memimpin Kementerian ESDM selama lima tahun mendatang.
“Kementerian ESDM memiliki misi bagaimana melaksanakan tugas kita untuk bisa memberikan nilai tambah terhadap sumber daya alam yang kita miliki. Inilah yang harus menjadi tujuan kita bersama,” tegas Arifin saat memberikan arahan kepada seluruh pegawai Badan Geologi di Bandung, Jumat (3/1).
Melalui peningkatan nilai tambah, sambung Arifin, Kementerian ESDM akan berkontribusi dalam peningkatan devisa negara sehingga mampu menopang laju pertumbuhan ekonomi.
“Devisa akan meningkat dan akan menujang program-program pertumbuhan ekonomi. Kita bisa membangun infrastruktur dengan baik melalui modal itu sesuai arahan Presiden,” ungkapnya.
Arifin tak menampik kondisi selama ini dimana SDA lebih banyak dimanfaatkan sebatas komoditas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Padahal kondisi tersebut tak mampu berperan besar dalam melanjutkan tranformasi pembangunan seperti yang diamanatkan Presiden Joko Widodo.
“Negara kita ini sangat banyak memiliki sumber daya alam, mineral dan energi. Saya tak bilang kaya. Semuanya belum terkelola dengan baik. Belum memberikan nilai tambah yang optimal bagi kita semua. Kita lebih memanfaatkan untuk PNBP,” jelas Arifin.















