ADVERTISEMENT
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
  • Login
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
  • KEUANGAN
  • MAKROEKONOMI
  • NASIONAL
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
Home Nasional

Kementerian PMK: Wujudkan Indonesia yang Setara

gatti Reporter : gatti
10 Agu 2015, 5 : 02 PM
3k 190
0
3.2k
SHARES
6.3k
VIEWS
ADVERTISEMENT

BacaJuga :

Amrih Jinangkung Serahkan Surat Kepercayaan kepada Raja Belanda

Menggalang Kekuatan Kolektif untuk Mengawal Proses Pengesahan RUU Masyarakat Adat

JAKARTA-Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) mengajak seluruh masyarakat mewujudkan Indonesia yang setara serta menghapus stigma negative kepada masyarakat marginal yang tersebar di sejumlah wilayah Republik Indonesia.
Demikian ditegaskan Asisten Deputi VII Kementerian Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Meggi Magdalena, ketika membuka Rapat Koordinasi Program Peduli-Kemitraan, di Arion Swiss-Belhotel, Jakarta, Kamis (5/7). “Untuk kelompok-kelompok masyarakat yang marginal yang belum tersentuh, kami mencoba menjangkaunya melalui upaya khusus, yaitu Program Peduli,” kata Meggi.
Program ini sebelumnya adalah kelanjutan PNPM Peduli, di bawah koordinasi Menkokesra di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Program Peduli ini kata Meggi sejak diluncurkan pertengahan 2014 lalu, telah melibatkan sejumlah organisasi masyarakat sipil yang bekerja di 26 provinsi, 85 kabupaten/kota di Indonesia dengan 73 mitra pelaksana guna menjangkau lebih dari 45.000 penerima manfaat. Melihat hasilnya yang cukup baik, proram ini akan diperpanjang hingga 2016. “Kami tidak dapat langsung menjangkau kelompok marjinal ini, karena itu kami bekerjasama dengan LSM yang sudah memiliki sistem dan pengalaman bekerja dengan kelompok tersebut,” ujar Meggi.
Sebagai bentuk kepedulian serta upaya penanganan kelompok-kelompok marginal secara khusus, presiden sudah menerbitkan Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 186 tahun 2014 tentang Pemberdayaan Sosial Terhadap Komunitas Adat Terpencil, sebagai pengejewatahan Nawacita 1, 4, 8 dan 9 Presiden Jokowi –Jusuf Kala.
Direktur Eksekutif The Partnership for Governance Reform (Kemitraan) Monica Tanuhandaru, mengatakan, program ini sangat penting untuk Indonesia. Untuk memperkuat Indonesia dan bahkan memberikan makna kepada kata Indonesia yang terdiri dari 300 kelompok etnik atau 1.340 suku bangsa (menurut sensus Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia tahun 2010). Dukungan pemerintah ini juga diharapkan member arti kepada setiap individu warga Negara yang tak pernah dijangkau sejak Indonesia merdeka 70 tahun silam.
Monica juga memaparkan hasil kunjungannya ke sejumlah desa di Indonesia Timur. “Setelah 30 tahun saya berkunjung kesana sampai sekarang pun tidak banyak perubahan yang terjadi. Masyarakat desa tetap susah, tetap miskin dan bahkan tidak mendapatkan pelayanan dasar,” tegasnya.
Berkenaann dengan hal tersebut Kemitraan baru saja menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Terutama untuk mendorong hak-hak dasar agar bisa dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke level desa, dengan diberlakukannya UU Desa No 6 tahun 2014.
Dirjen Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kementrian Sosial, yang diwakili Laode Taufik Mulyadi, mengakui masih kerap mengalami kendala di lapangan walau sudah banyak program pemerintah untuk masyarakat adat.
Salah satunya yang terkait regulasi dan koordinasi. Menurut dia sudah banyak peraturan yang mengatur tentang masyarakat adat. “Sekarang terpulang kepada komitment pemerintah daerah setempat,” kata Taufik.
Di Program Peduli, Kemitraan bekerja pada isu Masyarakat Adat yang tergantung pada sumber daya alam di 13 provinsi yang tersebar di 21 Kabupaten/kota, bekerjasama dengan 15 mitra lokal. Dimana lebih 70 juta atau sekitar 20% dari jumlah penduduk Indonesia adalah masyarakat yang tinggal di dalam dan sekitar kawasan hutan masih menggantungkan hidupnya pada sumber daya alam. Tercatat sekiar 10, 5 juta diantaranya adalah kelompok yang miskin dan sangat miskin, bahkan mengalami ekslusi sosial dan sekarat social. Baik dari komunitas di lingkungannya, maupun regulasi yang dibuat oleh pemerintah sendiri.
Rapat Koordinasi yang dihadiri sedari 35 peserta perwakilan pemerintahan dari 21 kabupaten/kota, yaitu Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan bupati, berikut LSM lokal pendamping masyarakat adat, berlangsung selama dua hari untuk memdiskusikan model dan substansi sinergisitas program para pihak.

Scroll untuk lanjutkan membaca.
Halaman :
12Berikutnya
Share1290Tweet806SendSharePin290Share226
Berita Sebelumnya

Ekspor Coconut Oil ke Hongaria Naik 90,19%

Berita Selanjutnya

Pertamina Raup Untung USD 570 Juta

Berita Terkait

Cahaya Islam di Jerman: Upaya Pengakuan Identitas Islam di Jantung Eropa
Nasional

Cahaya Islam di Jerman: Upaya Pengakuan Identitas Islam di Jantung Eropa

27 Feb 2026, 6 : 37 AM
Said Abdullah: Indonesia Perlu Desak PBB  Sanksi Israel
Opini

Menjernihkan Tata Kelola dan Anggaran MBG

27 Feb 2026, 6 : 28 AM
Amrih Jinangkung Serahkan Surat Kepercayaan kepada Raja Belanda
Nasional

Amrih Jinangkung Serahkan Surat Kepercayaan kepada Raja Belanda

26 Feb 2026, 7 : 30 PM
Masyarakat Adat Bukan Angka Politis dan Alat Diplomasi
Nasional

Menggalang Kekuatan Kolektif untuk Mengawal Proses Pengesahan RUU Masyarakat Adat

25 Feb 2026, 5 : 24 PM
Mengapa Harus #AdiliJokowi?
Nasional

GMNI Jakarta Geruduk Istana dan Kemlu, Lawan “Diplomasi Berlutut”, ART Indonesia-AS

25 Feb 2026, 5 : 08 PM
Regulasi Pemilu di Masa Pandemi
Opini

Pembangunan Hukum Pemilu dan Peradaban Demokrasi

25 Feb 2026, 3 : 39 PM
Berita Selanjutnya
Pertamina Raup Untung USD 570 Juta

Pertamina Raup Untung USD 570 Juta

Isu Ekonomi Terdesak Sensasi Politik

Isu Ekonomi Terdesak Sensasi Politik

Indonesia Belum Masuk Fase Resesi Ekonomi

Indonesia Belum Masuk Fase Resesi Ekonomi

Berita Populer

  • Haryanto Badjoeri, Pensiunan Pejabat DKI yang Tak Pernah Sepi Hatinya

    Haryanto Badjoeri, Pensiunan Pejabat DKI yang Tak Pernah Sepi Hatinya

    3289 shares
    Share 1316 Tweet 822
  • IHSG Pagi Ini Melejit 1,23% ke 8.373,237 Berkat Saham BBCA, BBRI, BMRI, TLKM, UNVR, ASII, BUMI dan GOTO

    3258 shares
    Share 1303 Tweet 815
  • Tunggu RUPSLB, Bakrie and Brothers Gelar Right Issue Sebanyak 90 Miliar Saham

    3241 shares
    Share 1296 Tweet 810
  • Ekspansi ke Jogjakarta, PT Garda Nusa Nipa Bangun Jejaring dan Silaturahmi ke Lingkungan Kraton

    3241 shares
    Share 1296 Tweet 810
  • Luncurkan GMA Affiliate Mega Pro, Gus Choi: Bisnis Gotong Royong Untuk Mencapai Kesejahteraan

    3543 shares
    Share 1417 Tweet 886

Opini

DPD GMNI DKI Jakarta Bongkar Kemiskinan Semu Versi Negara

DPD GMNI DKI Jakarta Bongkar Kemiskinan Semu Versi Negara

27 Feb 2026, 6 : 48 AM
Maraknya Peredaran Rokok Ilegal, PMKRI Ruteng Siap Geruduk Bea Cukai Labuan Bajo

Maraknya Peredaran Rokok Ilegal, PMKRI Ruteng Siap Geruduk Bea Cukai Labuan Bajo

26 Feb 2026, 9 : 27 PM
Laba Bersih ITMG di Kuartal I Melorot 14,32% Jadi USD182,72 Juta

Indo Tambangraya (ITMG) Bukukan Laba US$190,94 Juta pada 2025, Turun 48,96%

26 Feb 2026, 7 : 26 PM
Bank Panin Dubai Syariah (PNBS) Cetak Laba Rp20,02 Miliar pada 2025, Anjlok 85,27%

Bank Panin Dubai Syariah (PNBS) Cetak Laba Rp20,02 Miliar pada 2025, Anjlok 85,27%

26 Feb 2026, 7 : 12 PM
Bank Panin Segera Terbitkan Obligasi Rp2,71 Triliun dengan Bunga 5,90%-6,15% per Tahun

Obligasi Bank Panin (PNBN) Rp2,712 Triliun Dicatatkan di BEI

26 Feb 2026, 6 : 54 PM
Suar News
Facebook Twitter Instagram TikTok Telegram
Berita Moneter

BERITAMONETER.COM menjadi portal berita yang paling terdepan hadir diruang kerja anda dengan menyuguhkan berita akurat yang sangat diperlukan bagi para pengambil kebijakan.
© 2024 - ALL RIGHTS RESERVED.

REDAKSI KAMI

Ruko Vinewood Residence 2, Jl. Moch. Kahfi II, RT.9/RW.5, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

TENTANG KAMI

  • About
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • IKLAN Advertorial
  • REDAKSI
  • indeks
  • Feed

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.