MAKASSAR-Selama empat tahun (2015-2018), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun sebanyak 44.893 unit satuan Rumah Susun (Rusun) di seluruh Indonesia. Selain membangun Rusun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Kementerian PUPR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan juga membangun Rusun Mahasiswa sebagai tempat tinggal yang layak guna menunjang kegiatan belajar mahasiswa.
“Pembangunan rusun disamping untuk pekerja, MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), TNI/Polri, juga untuk mahasiswa dan santri. Ini merupakan bentuk perhatian dan keseriusan pemerintah dalam penyediaan rumah dan penataan kawasan lingkungan pendidikan. Semoga rusun bisa memberikan kontribusi nyata bagi mahasiswa/santri dalam menimba ilmu,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.
Salah satu rusun mahasiswa yang sudah selesai dibangun berada di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. Rusun setinggi 3 lantai, tipe 24 dengan jumlah 37 unit tersebut saat ini sudah dihuni penuh oleh mahasiswa. Sebelumnya telah dilakukan serah terima dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang diwakili Dirjen Bina Konstruksi Syarif Burhanuddin kepada Rektor Unismuh Abdul Rahman Rahim dan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, pada Kamis (8/11/2018) lalu.














